Saturday, January 27, 2018

Biografi Ahmad Jufrianto

 Biografi Ahmad Jufrianto  Biodata   Nama lengkap : Ahmad Jufrianto Tohir Tempat dan tanggal lahir : Tangerang, 7 februari 1987 Tinggi : 1.80 m (5 ft 11 in) Posisi : Bek, Gelandang Nomor punggung : 13 Warna negara : Indonesia Facebook Ahmad : Jufrianto Twitter Ahmad : Jufrianto Instagram Ahmad : Jufrianto  Biografi   Selain Sriwijaya FC dan Persib Bandung, Ahmad Jufrianto juga pernah memberikan andilnya untuk klub Persita Tangerang sebagai kota kelahirannya pada tahun 2005 sampai dengan 2008. Arema Malang 2008 sampai dengan 2009. Pelita Jaya 2009 sampai dengan 2010.Jika diperhatikan, Ahmad Jufrianto memiliki kemiripan dengan  Tony Sucipto pemain Persib lain yang siap membela klub warga Jawa Barat tersebut di piala Presiden 2017. Kemiripannya adalah, jika awal karir Tony Sucipto berawal dari Gelandang lalu beralih posisi ke Bek, Ahmad Jufrianto malah sebaliknya, dari posisi Bek beralih ke posisi Gelandang. Hal ini sangat wajar, pemain sepakbola dunia lainnya juga pernah mengalami demikian, contohnya saja Gareth Bale, awal karirnya ia didaulat sebagai Bek, bersama Real Madrid ia dipercaya untuk mempertajam barisan depan bersama Cristiano Ronaldo.Ahmad Jufrianto juga pernah merasakan manisnya terpilih sebagai pemain Timnas U-20 pada tahun 2005. U-21 pada tahun 2008. U-23 pada tahun 2007-2009. Timnas Senior pada tahun 2013.   Karir Klub   Cimot atau Tomi nama panggila

Biodata


Nama lengkap : Ahmad Jufrianto Tohir

Tempat dan tanggal lahir : Tangerang, 7 februari 1987

Tinggi : 1.80 m (5 ft 11 in)

Posisi : Bek, Gelandang

Nomor punggung : 13

Warna negara : Indonesia

Facebook Ahmad : Jufrianto

Twitter Ahmad : Jufrianto

Instagram Ahmad : Jufrianto


Biografi


Selain Sriwijaya FC dan Persib Bandung, Ahmad Jufrianto juga pernah memberikan andilnya untuk klub Persita Tangerang sebagai kota kelahirannya pada tahun 2005 sampai dengan 2008. Arema Malang 2008 sampai dengan 2009. Pelita Jaya 2009 sampai dengan 2010.Jika diperhatikan, Ahmad Jufrianto memiliki kemiripan dengan Tony Sucipto pemain Persib lain yang siap membela klub warga Jawa Barat tersebut di piala Presiden 2017. Kemiripannya adalah, jika awal karir Tony Sucipto berawal dari Gelandang lalu beralih posisi ke Bek, Ahmad Jufrianto malah sebaliknya, dari posisi Bek beralih ke posisi Gelandang. Hal ini sangat wajar, pemain sepakbola dunia lainnya juga pernah mengalami demikian, contohnya saja Gareth Bale, awal karirnya ia didaulat sebagai Bek, bersama Real Madrid ia dipercaya untuk mempertajam barisan depan bersama Cristiano Ronaldo.Ahmad Jufrianto juga pernah merasakan manisnya terpilih sebagai pemain Timnas U-20 pada tahun 2005. U-21 pada tahun 2008. U-23 pada tahun 2007-2009. Timnas Senior pada tahun 2013.

Karir Klub


Cimot atau Tomi nama panggilan sehari-hari Bustomi, mulai mengenal sepakbola waktu ia masih duduk di bangku SD. Ia pun mendaftar di SSB Unibraw 82, sebuah SSB yang dibawah naungan Universitas Brawijaya. Di suatu turnamen pemandu bakat melihat potensi besar pada Tomi remaja akhirnya ia terjaring dalam seleksi, dan masuk dalam tim Persema Jr U-18. Dua musim pun ia jalani bersama Persema Jr di Kompetisi Liga Remaja Piala Soeratin U-18, di Persema U-18 ia dipercaya sebagai Kapten kesebelesan. Tahun 2004 awal mula ia mengawali sebagai pemain profesional, setelah ia menjadi bagian dari tim Persikoba Batu. 2005 ia memperkuat tim Persema Malang bersama Pitono dan Abdi Gusti pemain seangkatan di Persema U-18 yang saat itu diarsiteki oleh Danurwindo. Musim 2008 ia menyebrang ke tim se-kota Arema Malang, dan di musim kompetisi 2009-2010 membawa Arema Indonesia menjadi juara Liga Super Indonesia dan runner up Piala Indonesia.


Karir Timnas Indonesia


Tomi masuk dalam skuad Timnas U-23 Asian Games, SEA Games, dan Pra Olimpiade yang sempat berlatih ke Belanda dan Argentina. Di Belanda diasuh oleh Foppe de Haan dan Bambang Nurdiansyah serta Ivan Kolev di Argentina. Di Timnas U-23 ia jalani pada tahun 2006 hingga 2007. Debutnya bersama Tim nasional sepak bola Indonesia ketika timnas Indonesia berhadapan dengan Uruguay 8 Oktober 2010 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.