Monday, March 19, 2018

Biografi Hafizh Syahrin

  Biografi Hafizh Syahrin   Hafizh Syahrin Abdullah lahir pada tanggal 5 Mei 1994 di Selangor, Malaysia. Ia bersama dengan Khairul Idham Pawi adalah kebanggaan pembalap Moto2 asal Negeri Jiran tersebut. Namun, walaupun berasal dari negara yang sama, namun mereka berdua berbeda naungan tim. Hafizh Syahrin bergabung dengan Tim Petronas Raceline Malaysia, sedangkan Pawi bergabung dengan Tim Idemitsu Honda Asia    Pembalap berusia 22 tahun ini digadang-gadang akan naik ke kelas MotoGP 2018. Hal ini dikatakan langsung oleh Tim Petronas Raceline yang menargetkan Hafizh untuk bisa melaju di kelas paling tertinggi Kejuaraan Grand Prix tersebut. Tentunya keputusan itu bukan tanpa alasan bila melihat statistik karir dan prestasi yang telah dihasilkan oleh Hafizh Syahrin.  Hafizh Syahrin memulai karirnya pad ausia 9 tahun di Kejuaraan sepeda saku yang membuatnya dapat julukan sebagai “King of Pocket Bikes”. Bakat pembalapnya menarik perhatian Barry Leong, seorang pemandu bakat di kelas motor mini secara kebetulan saja. Instingnya mengatakan bahwa Hafizh Syahrin mempunyai masa depan cerah di dunia balap motor    Karir balapnya terus berlanjut dan pada saat Hafizh berumur 13 tahun, ia melakukan debut di Kejuaraan Cub Prix dan berhasil mendominasi lintasan pada tahun pertamanya di LC 135 Cup secara keseluruhan. Tahun 2008, Hafizh Syahrin tampil gemilang di ajang Yamah GIVI Cup. Di sana, ia menjad

Hafizh Syahrin Abdullah lahir pada tanggal 5 Mei 1994 di Selangor, Malaysia. Ia bersama dengan Khairul Idham Pawi adalah kebanggaan pembalap Moto2 asal Negeri Jiran tersebut. Namun, walaupun berasal dari negara yang sama, namun mereka berdua berbeda naungan tim. Hafizh Syahrin bergabung dengan Tim Petronas Raceline Malaysia, sedangkan Pawi bergabung dengan Tim Idemitsu Honda Asia

Pembalap berusia 22 tahun ini digadang-gadang akan naik ke kelas MotoGP 2018. Hal ini dikatakan langsung oleh Tim Petronas Raceline yang menargetkan Hafizh untuk bisa melaju di kelas paling tertinggi Kejuaraan Grand Prix tersebut. Tentunya keputusan itu bukan tanpa alasan bila melihat statistik karir dan prestasi yang telah dihasilkan oleh Hafizh Syahrin.

Hafizh Syahrin memulai karirnya pad ausia 9 tahun di Kejuaraan sepeda saku yang membuatnya dapat julukan sebagai “King of Pocket Bikes”. Bakat pembalapnya menarik perhatian Barry Leong, seorang pemandu bakat di kelas motor mini secara kebetulan saja. Instingnya mengatakan bahwa Hafizh Syahrin mempunyai masa depan cerah di dunia balap motor

Karir balapnya terus berlanjut dan pada saat Hafizh berumur 13 tahun, ia melakukan debut di Kejuaraan Cub Prix dan berhasil mendominasi lintasan pada tahun pertamanya di LC 135 Cup secara keseluruhan. Tahun 2008, Hafizh Syahrin tampil gemilang di ajang Yamah GIVI Cup. Di sana, ia menjadi pembalap termuda yang berhasil menempati urutan ke-3 di Kejuaraan tersebut. Prestasi Hafizh terus menanjak sampai naik kelas ke kategori Novice.

Pada tahun 2009, tonggak keberhasilan Hafizh Syahrin mulai terlihat. Ia terjun ke ajang balapan Alor Setar, Malaysia. Saat itu, ia berhasil merebut tujuh kali podium dalam 8 seri. Untuk kategori Novice, Hafizh Syahrin tidak terkalahkan. Dalam waktu satu tahun saja, ia langsung naik ke kategori Expert. Selanjutnya, ia melakoni debut di kelas Moto2 pada tahun 2011, namun masih status wild card atau sementara. Namun, Hafizh Syahrin membalap secara penuh pada tahun 2014.Setelah tiga musim penuh balapan di Kejuaraan Moto2, Hafizh Syahrin di anggap telah menunjukkan performa tanggih yang diyakini mampun membalap di kelas premier. Buktinya, prestasi Hafizh terbilang cukup mengalami peningkatan signifikan sepanjang musim 2016 lalu. ia tiga kali finish di urutan ke-4 yaitu pada sirkuit di Qatar, Catalunya dan Silverstone yang kemudian dua kali finish finish ke lima saat di Mugello dan Sepang.Tentu saja, agar target Tim Petronas Raceline terwujud, Hafizh Syahrin harus berhasil merebut podium di Moto2 2017. Hasilnya saat di GP Argentina dan GP Amerika juga bisa dikatakan cukup baik. Saat melaju di GP Argentina, Hafizh Syahrin berhasil finish di urutan ke-10, sedangkan di GP Amerika, ia menempati posisi ke-11.

Referensi

http://motorbalap.id/profil-pembalap-moto2-2017-hafizh-syahrin/