Thursday, June 7, 2018

Sejarah Dan Profil Klub Madura United

  Sejarah Negara Belgia     Kerajaan Belgia adalah sebuah negara yang terletak di bagian barat dari benua Eropa. Belgia merupakan salah satu pencetus terbentuknya Uni Eropa dan saat ini Brussel (ibu kota Belgia) menjadi ibu kota Uni Eropa dan termasuk juga organisasi internasional dan regional lainnya, seperti NATO. Belgia memiliki luas 30.528 km² dan populasi penduduk ±10,5 juta jiwa. Terletak di antara dua perbatasan budaya yaitu Jermanik dan Latin. Belgia terdiri dari dua kelompok etnik utama yaitu Flanderen dan Perancis (Wallonia), yang mana sebagian besarnya adalah Walloon, dan sekelompok kecil pelafal Jerman. Ditinjauan secara geografis, Belgia berbatasan dengan Belanda di utara Flanders dan Perancis di bagian selatan Wallonia.  Nama ‘Belgia’ berasal dari Gallia Belgica, sebuah provinsi Kerajaan Romawi di bagian selatan yang didiami oleh Belgae, suatu campuran dari etnik Celtic dan orang-orang Germanic. Dari sejarah, Belgia, Belanda dan Luksemburg dikenal sebagai Negara-negara bawah, yang dulunya menempati area yang lebih luas dari kelompok negara-negara Benelux saat ini. Sejak abad pertengahan hingga abad ke-17, area itu sudah menjadi pusat perdagangan dan kebudayaan. Sejak abad ke-16 hingga revolusi Belgia di tahun 1830, banyak terjadi perang saudara saling memperebutkan kekuatan di Eropa dan seringnya terjadi di area Belgia,

Klub sepak bola yang satu ini bisa dibilang sebagai klub kebanggaan dari masyarakat Bangkalan, Madura. Dahulu kala nama klub Madura United ini adalah Persipasi Bandung Raya. Meskipun statusnya masih sebagai klub yang baru, namun klub yang satu ini untuk prestasinya tidak kalah dengan klub lainnya yang lebih dahulu berdiri. Stadion utamanya berada di Gelora Bangkalan stadium dengan kapasitasnya sekitar 15 ribu penonton. Tentunya angka tersebut sangatlah banyak sekali untuk kategori penonton. Menurut prediksi Madura United ini bakalan memberikan kejutan saat kompetisi liga 1 Indonesia pada musim yang akan datang.

Klub sepak bola Madura United ini didirikan sejak tanggal 10 Januari 2016 lalu. Tentu saja klub yang satu ini termasuk klub yang sangat baru sekali. Namun karena pengelolaan serta manajemen yang bagus, kini nama klub tersebut semakin melambung dalam kancah Nasional. Memang tidak ada yang tidak mungkin jika pengelolanya saja professional dan juga serius di bidangnya. Madura United memiliki nama maskot yakni Madruji yang artinya Madura rukun dan Terpuji. Pada dunia pesepakbolaan yang ada di Indonesia, klub yang satu ini memang memiliki sejarah yang panjang di dunia. Akan tetapi tentunya dengan hadirnya klub tersebut mampu menyatukan masyarakat Madura.

Pertama kalinya kompetisi nasional United ini dilakukan di Torabika Soccer Championship hingga akhir kompetisi ini, Madura United mampu menduduki juara pada posisi yang ketiga. Hingga akhirnya pada saat Kongres PSSI pada tanggal 08 Januari 2017,PSSI pun mengesahkan perubahan nama klub dari nama Pelita Bandung Raya menjadi Madura United FC. Bahkan konon kabarnya klub sepak bola Madura United ini bakal memiliki akademi sepak bola dengan tujuan membangun calon pemain yang profesional. Bahkan sekarang ini dari pihak manajemen maupun perusahaan operator yang menjadi pengelola Madura United ini sedang mempersiapkan sarana dan juga prasarana yang menjadi penunjang untuk akademi bola ini.

Untuk pertama kalinya akademi sepak bola ini hanya akan menghadirkan dua kelas untuk usia 16 hingga 18 tahun saja. Selama dalam proses pendidikan akademi, maka para siswa pun akan terikat dengan perjanjian. Klub sepak bola Madura FC merupakan salah satu klub sepak bola profesional pada Liga 1. Bahkan klub sepak bola Madura United ini juga sudah memiliki banyak pendukung yang tersebar pada empat kabupaten Madura yaitu Kabupaten Sampang, Madura, Pamekasan dan juga kabupaten Bangkalan.

Tentunya, dengan hadirnya klub sepak bola ini semakin memajukan kota Madura. Apalagi semakin banyak prestasi yang sudah mereka raih ini mampu membuat kita merasa bangga dengan klub sepak bola. Terlebih saat ini sudah terbentuk akademi sepak bola yang mampu menghadirkan pemain sepak bola professional.