Wednesday, July 11, 2018

Biografi Thibaut Courtois

Biografi Thibaut Courtois      Thibaut Nicolas Marc Courtois lahir di Bree, Belgia, 19 Mei 1992; umur 24 tahun adalah seorang pemain sepak bola asal Belgia yang bermain sebagai Penjaga Gawang untuk Chelsea dan Timnas Belgia. Courtois sebelumnya pernah bermain untuk Racing Genk. Ia menjadi salah satu pemain kunci Racing Genk saat meraih gelar juara Liga Pro Belgia 2010–11. Setelah menghabiskan dua musim bersama Racing Genk, Courtois bergabung dengan Chelsea pada bulan Juli 2011 untuk kemudian dipinjamkan ke Athletico Madrid selama satu musim. Bersama Atlético ia berhasil meraih gelar juara Liga Eropa UEFA 2011-12. Karier klub Awal karier Courtois memulai karier sepak bola pada sebuah klub lokal Bilzen V.V. dengan bermain pada posisi bek kiri. Ia kemudian bergabung dengan akademi sepak bola Racing Genk pada tahun 1999 saat berusia 7 tahun. Di sanalah Courtous kecil bermain sebagai seorang penjaga gawang. Saat beranjak dewasa, ia menyatakan mantan penjaga gawang Manchester United Edwin van der Sar dan penjaga gawang Chelsea Petr Čech sebagai idolanya. Racing Genk Setelah tampil pada tim junior Racing Genk, Courtois membuat debut untuk tim utama saat berusia 16 tahun dan 341 hari pada pertandingan menghadapi Gent, 17 April 2009, setelah penjaga gawang utama mereka mendapat sanksi larangan tampil dan dua penjaga gawang cadangan lain meng

Thibaut Nicolas Marc Courtois lahir di Bree, Belgia, 19 Mei 1992; umur 24 tahun adalah seorang pemain sepak bola asal Belgia yang bermain sebagai Penjaga Gawang untuk Chelsea dan Timnas Belgia.

Courtois sebelumnya pernah bermain untuk Racing Genk. Ia menjadi salah satu pemain kunci Racing Genk saat meraih gelar juara Liga Pro Belgia 2010–11. Setelah menghabiskan dua musim bersama Racing Genk, Courtois bergabung dengan Chelsea pada bulan Juli 2011 untuk kemudian dipinjamkan ke Athletico Madrid selama satu musim. Bersama Atlético ia berhasil meraih gelar juara Liga Eropa UEFA 2011-12.


Awal karier


Courtois memulai karier sepak bola pada sebuah klub lokal Bilzen V.V. dengan bermain pada posisi bek kiri. Ia kemudian bergabung dengan akademi sepak bola Racing Genk pada tahun 1999 saat berusia 7 tahun. Di sanalah Courtous kecil bermain sebagai seorang penjaga gawang. Saat beranjak dewasa, ia menyatakan mantan penjaga gawang Manchester United Edwin van der Sar dan penjaga gawang Chelsea Petr Čech sebagai idolanya.


Racing Genk


Setelah tampil pada tim junior Racing Genk, Courtois membuat debut untuk tim utama saat berusia 16 tahun dan 341 hari pada pertandingan menghadapi Gent, 17 April 2009, setelah penjaga gawang utama mereka mendapat sanksi larangan tampil dan dua penjaga gawang cadangan lain mengalami cedera. Pada awal musim 2010–11, oleh karena penjaga gawang utama mereka bermasalah dalam izin kerja, Courtois yang masih berusia 18 tahun medapat kesempatan tampil. Ia tampil baik dengan tetap menunjukkan ketenangan meski di bawah tekanan. Sejak saat itu Courtois menjadi pilihan utama pada posisi penjaga gawang.[3]

Ia menjadi salah satu pemain kunci saat Genk meraih gelar juara Liga Pro Belgia 2010–11. Pada pertandingan play-off menghadapi Standard Liège untuk menentukan pemenang liga, ia membuat tiga penyelamatan gemilang. Courtois juga meraih penghargaan Pemain Racing Genk Terbaik 2011 dan Penjaga gawang Belgia Terbaik 2011 setelah membuat catatan kemasukan 32 gol dari 40 laga liga dan tak kebobolan dalam 14 pertandingan.


Chelsea


Pada 16 Juli 2011, Genk menyatakan bahwa telah terjadi kesepakatan biaya transfer Courtois ke Chelsea pada situs web resmi mereka. Pada 26 Juli 2011, Chelsea menyatakan pada situs web resmi mereka bahwa proses transfer Courtois telah selesai dengan penandatangan kontrak berdurasi lima tahun, dengan biaya transfer diperkirakan sebesar £7,9 juta. Pada hari yang sama, juga diumumkan bahwa Courtois dipinjamkan ke Atlético Madrid hingga akhir musim 2011–12.


Dipinjamkan ke Atlético Madrid


Pada 26 Juli 2011, Courtois bergabung dengan Atletico Madrid untuk kontrak peminjaman hingga akhir musim 2011–12.Ia diberikan kaus bernomor punggung 13, yang sebelumnya dipakai David de Gea

Ia menjadi pilihan utama pada posisi penjaga gawang dengan tak kebobolan pada empat dari enam pertandingan awal La Liga. Pada 26 November 2011, Courtois menerima kartu merah pertama dalam karier profesionalnya setelah melakukan sebuah "pelanggaran orang terakhir" di kotak penalti pada pemain Real Madrid Karim Benzema. Atlético mengalami kekalahan 4–1 pada laga Derbi Madrid tersebut.

Courtois menjadi salah satu pemain kunci dalam keberhasilan Atlético meraih gelar juara Liga Eropa UEFA 2011–12. Ia tampil baik dan tak kebobolan pada kemenangan 3–0 atas tim La Liga lainnya Athletic Bilbao pada partai final, 9 Mei 2012, di Bucharest.

Pada 26 Juni 2012, Courtois kembali bergabung dengan Atlético untuk kontrak peminjaman hingga akhir musim 2012−13.


Referensi



https://id.wikipedia.org/wiki/Thibaut_Courtois