Thursday, August 2, 2018

Biografi Entis Sutisna (Sule)



Sejak masih duduk di bangku kelas 3 SD, Sule sudah sering tampil di panggung tujuhbelas Agustusan, untuk menari. “Sejak umur lima tahun kalau dengar musik jaipongan bawaannya selalu joget. Aku memang senang sekali menari,” cetus lelaki berambut gondrong dan pirang ini. Biografi Sule Lengkap - Karena senang menari itulah, akhirnya orang tua mendaftarkannya ke sanggar Kandaga. “Mulai dari situ saya jadi sering dapat juara. Tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga sampai Jakarta,” ucap pria kelahiran Cimahi yang memiliki cita-cita menjadi pembawa acara berita ini.

Seperti halnya Oni, teman satu kelompoknya, Sule juga sudah terbiasa mencari uang sejak kecil. Untuk urusan belajar, ternyata Sule paling malas sukanya menyontek.Hobi menarinya sempat terhenti ketika duduk di bangku SMP. Baru tumbuh lagi saat masuk SMKI Sule mengakui setelah berjuang selama bertahun-tahun, sejak SMP, baru sekarang meneguk hasilnya. Dulu dia tinggal di rumah petak kontrakan. “Dulu, boro-boro buat beli baju, bayar rumah sama makan saja harus meminjam dari tetangga,” ujarnya. Hidup prihatin sempat dirasakan pria berambut pirang panjang ini. Orangtuanya adalah pedagang bakso di Cimahi, di malam hari Sule kecil membantu berjualan jagung rebus keliling kompleks.

Sule menikah dengan Lina (32), tahun 1997. Karena penghasilan dari melawak tidak menentu, mereka berdagang ayam goreng dan berjualan kebaya. “Penghasilannya cuma Rp20.000 sehari. Belanja sayur, sebagian lagi beras, sabun, dan untuk jajan anak, nggak cukup,” paparnya.

Bintang Sule baru bersinar ketika ia dan dua temannya, Ogi Suwarna dan Obin Wahyudin mengikuti audisi lawak API (Akademi Pelawak Indonesia) di TPI. Setahun kemudian, Sule menjuarai Superstar Show, sebuah acara duet selebriti di Indosiar, dan berhak membawa pulang sebuah mobil. Puncaknya ketika ia membintangi OVJ.


Kehidupan Pribadi


Entis Sutisna lahir di Kota Cimahi, Jawa Barat, 15 November 1976. Menikah dengan Lina pada tahun 1997, mereka kini mempunyai empat orang anak. Anak pertamanya yang bernama Rizky , kini mulai aktif mengikuti jejaknya dilayar kaca.

Awal kehidupannya dikenal sulit dan seadanya. Berbagai pekerjaan pernah dijalani Sule seperti jualan jagung, jualan ayam goreng dan kebaya.

Sejak masih duduk di bangku kelas 3 SD, Sule sudah sering tampil di panggung tujuhbelas Agustusan, untuk menari. Karena senang menari itulah, akhirnya orang tua mendaftarkannya ke sanggar Kandaga. Seperti halnya Oni, teman satu kelompoknya, Sule juga sudah terbiasa mencari uang sejak kecil. Untuk urusan belajar, ternyata Sule paling malas sukanya menyontek.Hobi menarinya sempat terhenti ketika duduk di bangku SMP. Baru tumbuh lagi saat masuk SMKI

Sule mengakui setelah berjuang selama bertahun-tahun, sejak SMP, baru sekarang meneguk hasilnya. Dulu dia tinggal di rumah petak kontrakan. Hidup prihatin sempat dirasakan pria berambut pirang panjang ini. Orangtuanya adalah pedagang bakso di Cimahi, di malam hari Sule kecil membantu berjualan jagung rebus keliling kompleks.


Perjalanan Karir


Nekat ke Jakarta beberapa waktu lalu, Sule mengaku bercita-cita menjadi pembawa acara berita televisi sehingga nekat pindah dari Jawa Barat ke Jakarta. Berbekal keahlian menari dia mencoba mengadu nasib di Ibu Kota. Alumnus STSI Bandung ini kemudian berkelana dari satu tempat ke tempat lainnya di Jakarta. Kesempatan mengikuti API (Audisi Pelawak Indonesia) di TPI bersama Ogi Suwarna dan Obin Wahyudin adalah jalan pintas menuju sukses Sule. Tidak sampai setahun setelah menjuarai Superstar Show, sebuah acara duet selebriti di Indosiar karier Sule pun terus menanjak. Namanya pun masuk dalam jajaran pelawak papan atas. Tahun 2009 dan 2010 adalah tahun-tahun keemasan bagi Sule.

Karirnya semakin meningkat setelah perannya dalam acara Opera Van Java di Trans7 dan sinetron Awas Ada Sule di Global TV. Acara komedi yang juga di bintangi Andre Taulany, Parto Patrio, Azis Gagap, Nunung dan Desta. Di tahun 2010 Sule sudah mampu menjadi pelawak yang memiliki bayaran termahal.

Sule juga memandu reality showBigShow di TPI. Jika tak syuting, Sule mengisi berbagai acara off air. Job yang diterimanya di dunia hiburan Indonesia tergolong cukup banyak. Anda yang sering nonton tv pada malam hari mungkin sudah tidak asing lagi dengan tampak dan tingkah lucunya. Acara tv yang bisa dibilang mempopulerkan Sule (selain SuperStar) yaitu OKB, Opera Van Java dan Awas Ada Sule. Dua yang pertama tayang di Trans7. Sedangkan yang terakhir (Awas Ada Sule) ditayangkan di Global Tv. Jika anda penggemar acara komedi atau sitkom, anda pasti sudah cukup familiar dengan ketiga acara itu.

Popularitasnya menanjak, Sule juga mulai bernyanyi. Ada beberapa lagu nyeleneh yang ia hasilkan bersama beberapa pelawak lain dalam berbagai grup. Beberapa lagu tersebut adalah "Susis" (Suami Sieun Istri), Prikitiew Bye Bye, Bola Salju, Happy, Putus Cinta, Salingkuh, Bibirmu Dower (bersama SM#SH), Andeca Andeci (bersama 7 Ikans), Cicilalang, Dadang Dudung (Variasi Cicilalang), Mimin I love you, Smile U don't Cry (bersama Andre Taulany), Potong Bebek Angsa (bersama Super Senior), Saranghaeyo , Sule Feat Eru (Aku Cinta Padamu) dan Smile U don't Cry (remix) (bersama 3 Djanggo). Selain bernyanyi, popularitasnya juga membuatnya menjadi bintang iklan beberapa produk besar seperti Kartu Xl, Kartu AS, Suzuki dan juga Carvil.

Penghargaan

Materi sudah pasti didapan oleh Sule. Dari seorang penjual jagung, Sule kini menjadi milyarder. Ia sudah punya rumah, mobil dan fasilitas lainnya. Selain materi, beberapa penghargaan juga ia dapat, yaitu:

Panasonic Gobel Awards 2011 untuk kategori Komedian Terfavorit

Indonesia Kids Choice Awards 2011 untuk kategori Komedian Terfavorit

Panasonic Gobel Awards 2012 untuk kategori Komedian Terfavorit

Indonesia Kids Choice Awards 2012 untuk kategori Komedian Terfavorit[